Sunday, February 19, 2012

Badai Hujan

Pagi yang dingin hujan turun renyai-renyai,
Menyembah bumi yang ketandusan air,
Suasana pagi yang sedia kala dingin,
Bertambah dingin dengan kehadiran bayu pagi,


Angin yang bertiup seiring si hujan,
Menyapa dipagi hari,
Terasa dinginnya,
Hingga ke tulang hitam,


Dedaun segar melambai,
Menghambat jatuh air dari langit,
Tiada cahaya matahari yang menyinar,
Tatkala hujan menampakkan dirinya,
Tiada kicauan burung yang kedengaran,
Yang sibuk mencari makanan,


Tiada kelihatan burung camar yang berterbangan bebas,
di udara yang bersahutan di balik awan,
Tiada titisan embun pagi,


Di hujung daunan,
 Hanya iraman hujan yang kedengaran.

No comments:

Post a Comment